Posts

Melodi Sendu Dari Hati Yang Meradang

Minggu pagi dipenghujung februari. Pagi ini hujan datang. Membawa kesejukan yang amat menenangkan. Pagi yang syahdu. Untuk hati yang kelu. Semilir angin masuk menerobos sela sela jendela yang terbuka. Hawa dingin yang terasa, membuatku menarik selimut yang sedari ada. Hawa dingin ini membawaku pada satu masa di mana aku terluka akan dia yang ku cinta. Kembali memori pilu itu membuatku terasa kaku. Rasa sakit itu kembali menguak, yang dalam sekejap membuat semuanya menjadi begitu sesak. Kesalahanku, yang selalu menjadikanmu pelabuhan rindu… Tak pernah kutau akhirnya akan seperti ini. Kamu yang kucinta, meninggalkanku demi dia yang membuat hatimu berbunga-bunga. Kau taburkan benih-benih bahagia, walau pada akhirnya hanya sakit yang kurasa. Kesalahanku, selalu percaya bahwa kepadaku lah hatimu berlabuh… Tak ada yang abadi di dunia. Termasuk kisah kita berdua. Yang kau hancurkan sedemikan rupa, sehingga hanya perih yang tersisa di dada. Aku yang bod...

Di penghujung senja, di Stasiun Kereta

Image
Di penghujung senja, di sudut stasiun kereta. Tak jauh dari stasiun tersebut, terdapat palang pintu rel kereta api. Semua pengguna jalan kian bertambah memenuhi antrian menunggu sang kereta lewat. Ia bak raja yang melintas di tengah kota yang menjadi pusat perhatian bagi siapa saja yang melihatnya. Semua orang takjub, terpaku menanti kedatangannya. Wajah-wajah lelah menghiasi beberapa pengguna jalan, terutama para pengendara motor-yang wajahnya dapat jelas terlihat. Semuannya menunggu. Di sebrang antrian panjang itu, para pedagang menjajakan dagangannya. Yang mayoritas mereka semua adalah pedagang makanan dan satu dua pedagang mainan anak kecil. Yang terlihat mencolok adalah sebuah  angkringan(warung makan sederhana dengan gerobak) yang dipenuhuhi pembeli. Seperti sebuah kue manis yang dikerubungi oleh semut. Beberapa orang tampak sedang duduk santai di sampingnya, dengan tikar yang memang sudah di sediakan oleh pemilik angkringan tersebut. Semuanya bercengkrama ramah deng...

Untuk kamu yang pernah aku panggil sahabat

Image
Hei, apa kabar ? Sudah tak terhitung berapa hari yang kita lewati tanpa kita bersama. Tunggu dulu, hari ? ah itu terlalu sebentar, mungkin sudah masuk hitungan bulan atau bahkan tahun ? entahlah, ternyata ingatanku tak cukup kuat untuk mengingatnya. Kebersamaan yang dulunya selalu menghiasi hari-hari kita, kini sudah tak dapat kita rasakan lagi. Kita berjalan pada jalur yang berbeda. Saling berusaha mewujudkan impian kita masing-masing. Tentu kau tak lupa, dimana waktu itu kita sering tertawa bersama, menghabiskan detik tiap detik dengan candaan dan tawa renyah tanpa ada sedikitpun kesedihan. Semuanya terasa baik-baik saja, karena kita saling percaya bahwa kita tak sendiri. Karena kita percaya, bahwa aku, ataupun kamu, akan selalu bersama-sama untuk selamanya. sumber: google.com

Untuk Kamu Pemendam Rasa..

Untuk kamu pemendam rasa, menahan perasaan dengan waktu yang cukup lama. Membiarkan semuanya tertutup rapat. Tersimpan rapih di sudut hati yang gelap. Tanpa pernah tau sampai kapan ia akan merahasiakannya. Atau mungkin, takkan pernah disampaikan. Karena tak ada sedikitpun keberanian, walau untuk sekedar menanyakan kabar, sekedar mengucapkan sapaan, sekedar memberikan candaan. Mulutnya terasa kaku, tubuhnya gemetar, hatinya berdebar kencang. Dia telah melihatmu begitu lama. Diam-diam memperhatikanmu. Selalu antusias mengetahui semua tentangmu. Tanpa pernah berfikir, apakah kamu mengetahui semua itu. Dia tetap melakukan pekerjaannya itu. Dia tak bisa melawan keinginan hatinya untuk bisa mengenalmu lebih jauh. Tapi kadangkala logika menghentikannya. Pikirannya mensugestikan dirinya sendiri. Bahwa semua yang dia lakukan adahal hal yang-sia-sia.

Tentang Sebuah Penyesalan..

“penyesalan emang datengnya selalu belakangan” Pasti pernah kan denger kalimat diatas ? udah terlalu sering malah. Mungkin sekarang bisa dibilang kalimat tersebut termasuk kalimat terbasi karena sering di ucapin ketika seseorang sadar bahwa dia salah, dan dia terlambat menyadari kesalahannya itu. “kenapa penyesalan datengnya belakangan” Pasti pernah juga kan denger kalimat tersebut? Biasanya kalimat itu ada sebelum atau setelah kalimat yang pertama tadi. Nah kalo dipikir-pikir, kalo datengnya di awal itu bukan penyesalan namanya, tapi peringatan(mungkin). Coba deh, pasti sebelum melakukan sesuatu kita diberi peringatan atau himbauan dulu kan ? nanti kalo kita begini bisa begini begini, kalo kita begitu bisa begitu begitu. Tapi kadang kita ngeyel tetep ngelakuin dan akhirnya ya itu tadi, nyesel.

Tipe-Tipe Orang Sholat Jum'at

Selamat pagi. Selamat hari sabtu. Nikmati hari libur kalian, selagi masih bisa menikmati haha. Sebenernya mau tulis postingan ini kemarin hari jum'at biar pas, tapi dikarenakan tidak ada koneksi internet ya hasilnya ditunda dulu. Oke, kali ini gua pengen nulis tentang tipe-tipe orang sholat jum'at versi gua :D Disini, gua mengkategorikannya diliat dari segi penampilan ya. Oke langsung aja yuk.... Sholat jum'at. Merupakan kewajiban setiap pria yang sudah akil baligh yang beragama muslim. Setau gua sih ya, katanya kalo engga sholat jum'at lebih dari 3x itu pintu hatinya tertutup. Gua pernah denger itu pas waktu smp, seinget gua sih kaya gitu. Terserah kalian sih mau percaya apa engga, keyakinan masing-masing aja. Setelah gua amatin selama ini saat gua sholat jum'at, gua menyimpulkan beberapa tipe orang menjadi seperti berikut : 1. Tipe Sempurna Maksudnya orang-orang yang bertipe ini selalu memakai pakain lengkap saat pergi ke sholat jum'at. Kaya pake ...

Malam Ini....

Masa lalu manusia memang banyak menyimpan sebuah cerita. Dari yang indah maupun yang kelam. Dari yang bahagia sampai yang menyedihkan. Semuanya terbungkus rapih dalam ingatan setiap manusia. Yang sewaktu-waktu bisa keluar begitu saja dan kapan saja. Seperti malam ini. Tanpa sesuatu apapun yang menghalanginnya, semua ingatan-ingatan itu memaksa untuk diingat tanpa persetujuan. Menerobos keluar saling mendahului satu sama lain, saling berebut satu tempat untuk bisa diingat untuk yang pertama kali. Kalian pernah, saat kalian berada dalam keadaan melihat sesuatu atau merasakan sesuatu, perasaan itu langsung mengingatkan kalian pada kejadian atau kenangan yang telah lalu ? gua sering. Contohnya ya saat ini juga, malam ini juga, disaat gua mengetik semua ini. Saat ini gua berada di atas bangunan tanpa atap, yang dengan dengan jelas gua bisa melihat langsung langit malam tanpa halangan. Dinginnya malam dan indahnya langit malam membuat gua merasakan perasaan itu. Perasaa...